Indonesia: Kemiskinan Perkotaan dan Ulasan Program

Rabu, 24/04/2013SurveyMETER

causes

Pada pertengahan tahun 2011 lalu, SurveyMETER terlibat dalam studi evaluasi PNPM Perkotaan atau Urban Poverty Program (UPP) atas rekomendasi dari RAND Corporation. Pendanaan untuk studi ini dimungkinkan melalui PNPM Support Facility (PSF). Keterlibatan SurveyMETER adalah sebagai manajemen pekerjaan lapangan dengan koordinator Ibu Bondan Sikoki SE MA, Dr Ni Wayan Suriastini MPhil, dan Dani Alfah S.Sos, MPA. Pengambilan sampel studi berdasarkan lokasi-lokasi Indonesian Family Life Survey (IFLS) yaitu 13 desa/kelurahan (Triharjo, Karo, Cengkareng Timur, Tambakrejo, Pancuran Gerobak, Astana, Kauman, Lirboyo, Antang, Ngestiharjo, Wiroborang, Rantepao, Hulu Banteng Lor) berdasar tiga klasifikasi indeks kesejahteraan (tinggi, menengah, rendah) dari 11 kabupaten/ kota (Kulon Progo, Pematang Siantar, Jakarta Barat, Surabaya, Sibolga, Cirebon, Surakarta, Kediri, Ujung Pandang, Probolinggo, dan Tana Toraja) di 7 provinsi (Sumatra Utara, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, D I Yogyakarta, dan Sulawesi Selatan) diambil sebagai sampel studi.

Pembagian ini dipilih untuk mencapai keterwakilan geografis yang tepat, berdasarkan baik populasi perkotaan maupun alokasi dana PNPM-Perkotaan di semua wilayah tersebut. Studi dilakukan dengan melakukan FGD di desa/kelurahan sampel serta indepth interview dengan pemangku kebijakan dari SKPD dan pelaksana program PNPM Perkotaan di kabupaten/kota sampel. Laporan studi dalam bentuk Catatan Kebijakan versi bahasa Indonesia yang dikeluarkan pada Januari 2013 lalu dapat diakses di link berikut:

http://psflibrary.org/catalog/repository/Catatan%20Kebijakan_Kemiskinan%20Perkotaan%20dan%20Ulasan%20Program.pdf