Survei Observasi Intervensi Program T4D 2016

Kamis, 11/02/2016Yogyakarta

causes

SurveyMETER bekerja sama dengan Program Transparansi untuk Pembangunan atau Transparency for Development (T4D) melakukan penelitian observasi atas program intervensi. Penelitian ini merupakan tahap kedua observasi terhadap pertemuan tidak lanjut ke-3 yang dilakukan fasilitator lapangan dari PATTIRO dengan kelompok penggerak warga (PW) di desa intervensi. Studi ini akan dilakukan mulai Februari hingga Maret 2016.

Saat ini proses studi memasuki pelatihan asisten peneliti lapangan. Pelatihan dilakukan di Hotel Cakra Kusuma Jalan Kaliurang Yogyakarta mulai 9 – 11 Februari 2016.

Selain melakukan observasi pertemuan antara fasilitator dengan kelompok PW, studi lanjutan ini juga masih mewawancarai informan kunci di desa intervensi. Wilayah studi ini di 100 desa di mana Program T4D dilakukan. Ke-100 desa tersebut berada di di 17 kabupaten/kota terpilih di Provinsi Banten (Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Lebak, Kabupaten Serang, Kabupaten Tangerang, dan Kota Cilegon) dan Provinsi Sulawesi Selatan (Kabupaten Bone, Wajo, Soppeng, Sidrap, Pinrang, Bulukumba, Bantaeng, Enrekang, Sinjai, Luwu, Maros, dan Barru).

T4D

Dalam studi ini secara  keseluruhan ada 3 kegiatan pertemuan yang diobservasi SurveyMETER. Yaitu pertemuan hasil survei, pertemuan aksi sosial, dan pertemuan tindak lanjut III. Observasi pertemuan hasil survei dan pertemuan aksi sosial atau penelitian observasi tahap pertama sudah dilakukan pada November 2015 lalu.  

Program T4D ini memiliki dua tujuan utama. Pertama, untuk transparansi di masyarakat melalui identifikasi hambatan utama dalam pelayanan kesehatan ibu dan bayi baru lahir (KIBBLA) serta mengatasinya melalui aksi sosial yang dilakukan secara mandiri. Kedua, untuk mengevaluasi dampak program dalam indikator utama KIBBLA (misalnya persentase perempuan yang melahirkan di fasilitas kesehatan, presentase perempuan yang membuat perencanaan kehamilan, dan lain-lain). (JF)