Survei Petani Cengkeh Indonesia 2016

Senin, 17/10/2016SurveyMETER

causes

SurveyMETER bekerjasama dengan Bank Dunia dan American Cancer Society (ACS) melakukan penelitian dengan judul Survei Petani Cengkeh Indonesia. Survei ini merupakan satu rangkaian penelitian dengan Survei Rumah Tangga Tangga Pelinting Rokok Kretek dan Survei Petani Tembakau di Indonesia.

Secara keseluruhan pelaksanaan penelitian dimulai pada bulan Agustus 2016 hingga bulan November 2016. Pengumpulan data lapangan dimulai pada 17 Oktober kemarin dan akan berakhir pada 10 November 2016.

Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kehidupan sosial ekonomi petani cengkeh, seperti karakteristik rumah tangga petani cengkeh, mata pencaharian, pendapatan, biaya input, tempat dalam rantai pasokan yang lebih luas, situasi ekonomi rumah tangga umum, dan lain-lain. Maksud dan manfaat penelitian ini adalah untuk membantu menginformasikan kepada pemerintah dalam upaya memastikan bahwa petani cengkeh merupakan mata pencaharian yang layak.

survei cengkeh

Jumlah sampel studi ini sebanyak 600 rumah tangga petani cengkeh. Wilayah studi berada di 4 kabupaten di dua provinsi yaitu Jawa Tengah (Kabupaten Pemalang dan Wonogiri) dan Sulawesi Utara (Kabupaten Minahasa dan Bolaang Mongondow Timur). Tim studi terdiri empat tim, yakni 2 tim di Jawa Tengah dan 2 tim lain di Sulawesi Utara. Jumlah masing-masing tim terdiri dari 5 orang yang terdiri dari satu orang pengawas lokal merangkap editor dan empat orang pewawancara.

Sebelum pengumpulan data lapangan proses survei melalui beberapa tahapan di antaranya pilot survey di Bojonegoro dan pelatihan calon asisten lapangan di Grand Wahid Hotel Kota Salatiga (11-15 Oktober 2016). Studi kuantitatif ini dikumpulkan dengan metode Computer Assisted Personal Interviewing (CAPI). (JF)